December 3, 2022

Cara Mengatasi Keuangan Pribadi yang Sedang Tidak Stabil

Keuangan merupakan hal yang penuh dengan kerumitan, kamu harus melakukan sentuhan manajemen yang tepat agar keuanganmu dapat stabil dalam kehidupan yang kamu jalani. Namun, memang suatu kondisi tertentu dapat membuat keuanganmu tidak stabil.

Beberapa diantara kita pastinya pernah mengalami situasi dimana keuangan sedang tidak stabil, faktor yang menyebabkannya biasanya bermacam-macam. Misalnya, kehilangan pekerjaan, pengeluaran tidak terduga, musibah, munculnya biaya tambahan tak terduga atau kebutuhan baru yang mendadak.

Semua itu akan menyebabkan kamu mengalami kondisi keuangan yang tidak stabil, kamu akan kebingungan ketika membagi uang yang lebih sedikit dari biasanya untuk berbagai macam kebutuhan dalam kehidupan. Bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya.

Tips Mengatasi Keuangan Pribadi yang Tidak Stabil

Mengatasi keuangan yang tidak stabil akan terasa sulit bagi kamu yang tidak memahami manajeman keuangan pribadi, tulisan ini akan menjelaskan tips mengatasi keuangan pribadi yang sedang tidak stabil, tentunya dengan sentuhan manajeman yang mudah dipahami.

  • Buat skala prioritas pengeluaran

Setiap orang memiliki banyak rencana pengeluaran dalam setiap hari, minggu atau bahkan bulan. Semuanya akan menjadi biasa saja ketika keuangan terasa stabil, namun semua dapat menjadi masalah ketika keuangan sedang tidak stabil. Solusinya adalah kamu harus menentukan skala prioritas pengeluaran.

Skala prioritas pengeluaran adalah daftar pengeluaran yang dirinci berdasarkan tingkat urgensinya. Misalnya kebutuhan A sangatlah penting, kebutuhan B juga penting, bagaimana menentukan skala prioritas antara keduanya? Caranya adalah kamu harus tentukan kepentingan mana yang mendesak.

Tolak ukur dalam menentukan skala prioritas adalah waktu yang mendesaknya. Ada tiga tolak ukur yang harus kamu pegang, yaitu kebutuhan yang penting mendesak, kebutuhan yang penting tidak mendesak, tidak penting tapi mendesak. Lakukan kategorisasi dari kebutuhan atau pengeluaranmu dengan ketiga tolak ukur tersebut.

Kemudian, kamu harus mendahulukan kebutuhan dengan kategori penting mendesak, apabila uangnya masih cukup, maka kamu boleh keluarkan untuk kebutuhan yang penting tidak mendesak, selanjutnya kamu bisa gunakan untuk kebutuhan tidak penting tapi mendesak apabila masih ada sisa uang.

  • Bedakan antara kebutuhan dengan keinginan

Masalah dari keuangan yang tidak stabil adalah banyaknya rencana pengeluaran sangat berbenturan dengan minimnya uang yang dimiliki. Maka dari itu pengeluaran harus diminimalisir sebisa mungkin. Salah satu caranya ialah dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Seringkali orang-orang tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan sederhananya adalah sesuatu yang harus dimiliki atau didapatkan, yang apabila tidak dimiliki maka akan berpengaruh langsung terhadap kehidupanmu.

Sedangkan keinginan adalah sesuatu yang menurutmu harus kamu miliki atau dapatkan, akan tetapi apabila kamu tidak mendapatkannya maka sebenarnya tidak akan berdampak apa-apa terhadap keberlangsungan hidup yang sedang kamu jalani.

Ketika keuangan sedang stabil sebenarnya tidak masalah untuk kamu membeli apa yang termasuk keinginan, namun apabila keuangan sedang tidak stabil sebaiknya ditunda terlebih dahulu segala sesuatu yang hanya sekedar keinginan dan bukan kebutuhan.

  • Belanja menggunakan pay later

Ada dua pilihan yang akan kamu hadapi ketika sangat membutuhkan uang dalam kondisi keuangan sedang tidak stabil. Pertama, yaitu meminjam uang melalui jasa pinjaman online. Kedua, belanja kebutuhan sehari-hari menggunakan kartu kredit atau pay later. 

Sebaiknya kamu memilih opsi kedua, yaitu belanja menggunakan layanan pay later, hal tersebut dikarenakan biasanya bunga yang harus kamu bayar lebih minim atau lebih kecil dari bunga yang harus kamu bayar apabila meminjam uang dari pinjaman online.

Layanan pay later akan membantumu untuk mendapatkan kebutuhan terlebih dahulu kemudian membayarnya di kemudian hari. Bunga yang harus kamu bayar cenderung lebih kecil, sehingga akan meminimalisir masalah baru dari kondisi keuangan kamu yang kurang stabil.

  • Cuci gudang

Mungkin kamu tidak sadari, sebenarnya hampir setiap orang memiliki barang-barang yang sudah tidak terpakai namun masih memiliki harga jual yang bernilai. Kamu sebenarnya bisa menjual barang-barang itu untuk menambah pemasukan keuangan dan memperbaiki kondisi keuanganmu yang sedang tidak stabil.

Kadang kamu menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai dengan alasan sayang dan akan dipakai di lain waktu, namun tidak jarang juga justru sama sekali tidak terpakai dan hanya menjadi bangkai. Bukankah lebih baik kamu jual barang-barang seperti itu untuk kepentingan keuanganmu yang sedang tidak stabil?

  • Mencari pekerjaan sampingan

Banyak sekali pekerjaan sampingan yang dapat kamu lakukan di luar jam kerja utama kamu, bahkan sudah banyak sekali pekerjaan yang bersifat freelance, dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja. Dengan begitu kamu akan mendapatkan penghasilan tambahan yang membantumu ketika mengalami kondisi keuangan tidak stabil.

Demikian penjelasan tentang tips mengatasi keuangan yang sedang tidak stabil. Lebih baik kamu menerapkan manajeman keuangan yang baik untuk menghindari kondisi keuangan yang sedang tidak stabil, namun apabila kamu sedang mengalaminya, kamu dapat melakukan beberapa tips di atas.