June 28, 2022
gaya hidup homeopati

Homeopati : Lebih dari Pengobatan Melainkan Gaya Hidup Manusia

Saat merasa sakit, apa yang kita lakukan pertama kali? Berkunjung ke dokter? Minum obat-obatan yang dibeli di apotik? Atau justru dibiarkan saja?

Apapun pilihan yang kamu buat, ternyata dalam tubuh kita bisa menyembuhkan rasa sakit itu dengan sendirinya.  Ajaib bukan? Yap proses ini dihubungkan dengan pengobatan alami, dengan memanfaatkan imunitas yang ada dalam tubuh kita, serta pengobatan ini diistilahkan dengan nama homeopati.

Lebih dalam lagi, homeopati memiliki pemaknaan penyembuhan holistik, dimana terdapat unsur yang menyebabkan rasa sakit, maka unsur itu juga yang menyembuhkannya. Dalam praktik penyembuhannya, lebih menggunakan bahan herbal, mineral, logam, serta produk hewani (tinta cumi-cumi dan lebah madu).

Walaupun pengobatan ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat, ternyata penyembuhan homeopati tidak hanya diartikan sebagai pengobatan saja. Melainkan sebagai bentuk gaya hidup yang perlu kita terapkan setiap harinya. 

Homeopati Sebagai Gaya Hidup

gaya hidup homeopati

Berdasarkan pengertiannya, homeopati menjadi pengobatan holistik, yang memanfaatkan unsur tertentu agar menimbulkan reaksi penyembuhan dari dalam tubuh manusia. Terdapat istilah untuk pengobatan ini yaitu like cures like, dimana unsur yang menyebabkan rasa sakit dapat memberi kesembuhan bagi tubuh.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Pakar homeopati yang berasal dari Bali, Tjok Gede Kerthyasa mengatakan, bila tubuh kita telah tercipta sempurna dari mekanismenya, sel, serta sistem pertahanan untuk menyembuhkan penyakit, sekalipun penyakit itu sulit disembuhkan. 

Dari pemanfaatan unsur alam, ternyata homeopati tidak terbatas pada proses penyembuhan saja. Melainkan praktinya, yang mengutamakan kebaikan alam, justru bisa diterapkan sebagai gaya hidup yang lebih sehat serta bijaksana.

Proses penerapannya melibatkan kesadaran, toleransi, kebijaksanaan, dan intuisi secara menyeluruh. Misalnya, kita sadar untuk memilih kebaikan dalam tubuh adalah asupan makanan yang bersumber pada alam. Sadar perilaku dan keputusan yang diambil berimplikasi pada hidup (untuk diri sendiri maupun makhluk lainnya). Artinya, saat menyadari hal tersebut, kita tahu ada kesinambungan dalam hidup.

Untuk Sehat Secara Utuh

Menerapkan gaya hidup homeopati tidak lepas atas terlibatnya alam sebagai pemenuhan kebutuhan hidup. Walaupun begitu, pemanfaatan alam ini perlu adanya keseimbangan dari perilaku manusia kepada alam pula.

Contohnya bila kita setiap hari mengkonsumsi makanan organik, tapi tetap tidak memperdulikan lingkungan sekitar, artinya kesinambungan tersebut tidak terbangun. Perilaku ini lebih kepada aksi nyata dalam pemanfaatan sumber alam. Misalnya bijak menggunakan bahan bakar, penggunaan plastik, serta belanja yang terukur.

Akan sia-sia bila kita tidak menghiraukan kesinambungan ini. Justru poin inilah yang perlu ditekankan, jika menerapkan gaya hidup homeopati. Contoh konkret yang diberikan oleh pakar homeopati adalah bentuk manifestasi mikrokosmos pada makrokosmos. Dimana manusia merupakan mikrokosmos sedangkan bumi adalah makrokosmosnya. 

Tjok Gede Kerthyasa juga menyampaikan bahwa kesadaran atas toleransi, kebijaksanaan, serta intuisi merupakan wujud dari kesehatan secara utuh. Menyadari kebaikan yang masuk dalam tubuh, dan berperilaku secara bijak atas alam. 

Pada intinya, saat kita bijak dalam berperilaku (pemanfaatan alam sekitar) kita akan hidup lebih sehat. Karena hal apapun yang kita lakukan akan memberi dampak bagi diri sendiri. Ingat, pilihan apapun yang telah diputuskan, alam sekitar akan terkena dampaknya. Dan yang terjadi pada alam akan kembali pada diri kita sendiri. Itulah definisi kesinambungan dalam penerapan gaya hidup homeopati.

Gimana tertarik nggak untuk menerapkan gaya hidup homeopati dalam kehidupan sehari-hari? Apapun pilihanmu, ada baiknya bila kita selalu sadar akan keberadaan alam di sekitar kita. Semoga bermanfaat ya kawan!